Indonesia SIFAT MUSTAHIL BAGI ALLAH SWT ADALAH KEBALIKAN DARI 20 SIFAT WAJIB BAGI ALLAH SWT. YANG ARTI DAN DALILNYA SUDAH DITERANGKAN DI ATAS. BERIKUT INI ADALAH SIFAT MUSTAHIL, YAKNI SIFAT-SIFAT YANG TIDAK MUNGKIN DIMILIKI ALLAH SWT KARENA ALLAH SWT. SUDAH MEMILIKI SIFAT WAJIB 20 SEPERTI TERTUANG DI ATAS. Sunda HARTA ALAMAT UNTUK ALLAH SWT ADALAH INGRAT PANGGIHAN 20 HARTANAH TANPA ALLAH SWT. SAHA NU INGKEUN ATAWA ING PAKSAISI NANGGALKEUN SUKA. THE FOLLOW IS ADAT, HANYA NU TUNGGU NU TUNGGU KANGGO UNTUK ALLAH SWT KUMAHA ALLAH SWT. AYA TUJUAN ADALAH KECAPNAAN 20 NGANCARI PEMBELI. Bagaimana cara menggunakan terjemahan teks Indonesia-Sunda? Semua terjemahan yang dibuat di dalam disimpan ke dalam database. Data-data yang telah direkam di dalam database akan diposting di situs web secara terbuka dan anonim. Oleh sebab itu, kami mengingatkan Anda untuk tidak memasukkan informasi dan data pribadi ke dalam system translasi anda dapat menemukan Konten yang berupa bahasa gaul, kata-kata tidak senonoh, hal-hal berbau seks, dan hal serupa lainnya di dalam system translasi yang disebabkan oleh riwayat translasi dari pengguna lainnya. Dikarenakan hasil terjemahan yang dibuat oleh system translasi bisa jadi tidak sesuai pada beberapa orang dari segala usia dan pandangan Kami menyarankan agar Anda tidak menggunakan situs web kami dalam situasi yang tidak nyaman. Jika pada saat anda melakukan penerjemahan Anda menemukan isi terjemahan Anda termasuk kedalam hak cipta, atau bersifat penghinaan, maupun sesuatu yang bersifat serupa, Anda dapat menghubungi kami di →"Kontak" Kebijakan Privasi Vendor pihak ketiga, termasuk Google, menggunakan cookie untuk menayangkan iklan berdasarkan kunjungan sebelumnya yang dilakukan pengguna ke situs web Anda atau situs web lain. Penggunaan cookie iklan oleh Google memungkinkan Google dan mitranya untuk menayangkan iklan kepada pengguna Anda berdasarkan kunjungan mereka ke situs Anda dan/atau situs lain di Internet. Pengguna dapat menyisih dari iklan hasil personalisasi dengan mengunjungi Setelan Iklan. Atau, Anda dapat mengarahkan pengguna untuk menyisih dari penggunaan cookie vendor pihak ketiga untuk iklan hasil personalisasi dengan mengunjungi
Qadiran(Berkuasa) Sifat wajib Allah qadiran artinya Allah berkuasa atas segala sesuatu. Keberadaan dan ketiadaan makhluk mutlak berada dalam kekuasaan Allah. Semua yang ada di alam semesta berada dalam kekuasaan Allah. Sifat mustahil Allah adalah 'ajizan yang berarti lemah.Jakarta - Allah SWT sebagai Tuhan memiliki sifat-sifat yang menunjukkan kesempurnaannya. Sifat-sifat ini dikenal sebagai sifat wajib bagi Allah. Umat muslim dianjurkan untuk memahami dan meyakini sifat-sifat wajib ada satu makhluk pun yang dapat menyamai sifat wajib Allah SWT. Berdasarkan buku Pendidikan Agama Islam Akidah Akhlak untuk Madrasah Tsanawiyah Kelas VII karya DRS. H. Masan AF, terdapat sebanyak 20 sifat wajib bagi Allah, yaitu1. WujudWujud memiliki arti ada. Maksudnya, eksistensi Allah itu bukan karena ada yang menciptakannya, melainkan ada dengan sendirinya. Jadi, sifat wujud Allah ini wajib kita yakini. Keyakinan terhadap adanya Allah bagi manusia telah terjadi ketika manusia naluriah, manusia membutuhkan perlindungan atau pertolongan yang sifatnya mutlak. Lalu, kepada siapa manusia mencari perlindungan? Tentu kepada Allah SWT. Keberadaan Allah dapat dijabarkan dalam beberapa bukti, di antaranyaa. Kejadian Alam SemestaTidak semua yang terjadi di dunia menyadari adanya sesuatu yang mengadakannya. Contohnya, adanya makanan di meja makan pasti ada yang menghidangkannya. Adanya kursi pasti ada yang membuatnya. Demikian pula dengan alam semesta beserta isinya, tentu ada yang menciptakannya yaitu Allah surat Ibrahim ayat 32 Allah berfirmanاَللّٰهُ الَّذِيْ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ وَاَنْزَلَ مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءً فَاَخْرَجَ بِهٖ مِنَ الثَّمَرٰتِ رِزْقًا لَّكُمْ ۚوَسَخَّرَ لَكُمُ الْفُلْكَ لِتَجْرِيَ فِى الْبَحْرِ بِاَمْرِهٖ ۚوَسَخَّرَ لَكُمُ الْاَنْهٰرَArtinya "Allah-lah yang telah menciptakan langit dan bumi dan menurunkan air hujan dari langit, kemudian dengan air hujan itu Dia mengeluarkan berbagai buah-buahan sebagai rezeki untukmu; dan Dia telah menundukkan kapal bagimu agar berlayar di lautan dengan kehendak-Nya, dan Dia telah menundukkan sungai-sungai bagimu,"b. Adanya Nabi dan RasulNabi dan Rasul adalah manusia ciptaan Allah yang diutus untuk menyampaikan ajaran pokok, yaitu keimanan kepada Allah SWT. Hal ini tertuang dalam surat An Nahl ayat 36 yang berbunyiوَلَقَدْ بَعَثْنَا فِيْ كُلِّ اُمَّةٍ رَّسُوْلًا اَنِ اعْبُدُوا اللّٰهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوْتَۚ فَمِنْهُمْ مَّنْ هَدَى اللّٰهُ وَمِنْهُمْ مَّنْ حَقَّتْ عَلَيْهِ الضَّلٰلَةُ ۗ فَسِيْرُوْا فِى الْاَرْضِ فَانْظُرُوْا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُكَذِّبِيْنَArtinya "Dan sungguh, Kami telah mengutus seorang rasul untuk setiap umat untuk menyerukan, "Sembahlah Allah, dan jauhilah tagut", kemudian di antara mereka ada yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula yang tetap dalam kesesatan. Maka berjalanlah kamu di bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang yang mendustakan rasul-rasul,"c. Kitab Suci Al-Qur'anAl-Qur'an merupakan kitab suci umat Islam yang memiliki banyak kesempurnaan. Ayat-ayat yang terdapat dalam Al-Qur'an berupa kalimat atau kalam atau perkataan, jadi tidak mungkin ada perkataan tanpa ada yang QidamQidam artinya terdahulu. Itu berarti, Allah SWT terdahulu dan tidak didahului oleh sesuatu. Berbeda dengan manusia yang memiliki jangkauan akal terbatas, bahkan manusia tidak dapat mengetahui secara pasti kapan penciptaan alam semesta BaqaBaqa memiliki arti kekal. Semua makhluk ciptaan Allah akan mati, baik itu manusia, tumbuhan, hewan, dan lain-lainnya. Manusia bertumbuh dan berkembang, hal itu sudah menjadi hukum alam, berbeda dengan Allah yang kekal dan tidak Mukhalafatuhu Lil HawadisiMukhalafatuhu Lil Hawadisi artinya berbeda dengan semua makhluk. Allah SWT tidak mungkin sama dengan makhluk ciptaannya. Bahkan, kita sebagai manusia sering menciptakan suatu barang untuk menunjang kelangsungan semua ciptaan barang manusia, tidak ada satupun yang sama dengan Qiyamuhu BinafsihiSifat Allah selanjutnya yaitu Qiyamuhu Binafsihi yang berarti berdiri sendiri. Allah tidak membutuhkan bantuan apapun dari siapapun. Hal ini dijelaskan dalam surat Fatir ayat النَّاسُ اَنْتُمُ الْفُقَرَاۤءُ اِلَى اللّٰهِ ۚوَاللّٰهُ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيْدُArtinya "Wahai manusia! Kamulah yang memerlukan Allah; dan Allah Dialah Yang Maha Kaya tidak memerlukan sesuatu, Maha Terpuji,"6. WahdaniyyahWahdaniyyah berarti Maha Esa. Allah itu tunggal, satu dan tidak ada yang menandinginya. Dalam surat An Nahl ayat 51, Allah menjelaskan اللّٰهُ لَا تَتَّخِذُوْٓا اِلٰهَيْنِ اثْنَيْنِۚ اِنَّمَا هُوَ اِلٰهٌ وَّاحِدٌ فَاِيَّايَ فَارْهَبُوْنِArtinya "Dan Allah berfirman, "Janganlah kamu menyembah dua tuhan; hanyalah Dia Tuhan Yang Maha Esa. Maka hendaklah kepada-Ku saja kamu takut,"7. QudratQudrat artinya kuasa. Banyak sekali bukti kekuasaan Allah, salah satunya keberadaan jagat raya yang terdiri dari berjuta bintang dan planet yang selalu bergerak secara teratur tanpa terjadi IradatSelanjutnya, sifat wajib Allah yaitu Iradat. Iradat memiliki arti berkehendak, karena Allah bebas menentukan kehendak tanpa ada yang memerintah dan melarangnya. Segala sesuatu yang Allah ciptakan adalah atas IlmuIlmu artinya mengetahui. Allah telah memiliki ilmu yang sangat lengkap, bahkan ilmunya bersifat menyeluruh, luas dan mendalam. Segala sesuatu, baik yang lahir maupun ghaib tidak lepas dari pengetahuan HayatHayat artinya hidup. Hidup Allah berbeda dengan manusia atau binatang yang memerlukan jantung yang berdenyut. Allah hidup tanpa memerlukan sesuatu dan tanpa didahului oleh Sama'Sifat wajib Allah yang selanjutnya yaitu Sama'. Sama' artinya mendengar, semua suara baik itu yang nyaring, samar, bahkan yang tidak dapat didengar oleh manusia sekalipun dapat Allah dengar. Allah SWT tidak memerlukan alat pendengar seperti BasarBasar berarti melihat. Allah dapat melihat segala sesuatu, baik yang besar ataupun kecil, bahkan yang tersembunyi sekalipun. Penglihatan Allah tanpa batas, teknologi canggih manusia tidak akan mampu melampaui atau mengimbangi penglihatan KalamKalam artinya berkata-kata atau berfirman. Bahasa adalah alat komunikasi yang penting bagi makhluk. Cara Allah berkata-kata tidak sama dengan cara manusia, Allah berkomunikasi dengan hambanya melalui firman atau biasa disebut dengan QadiranQadiran artinya Maha Kuasa. Allah adalah zat yang berkehendak dan memiliki kuasa atas apapun yang ada di dunia MuridanMuridan memiliki arti Maha Berkehendak. Allah Maha Berkehendak atas segala sesuatu yang ia AlimanSifat wajib Allah yang ke-16 yaitu, Aliman. Aliman berarti Maha Mengetahui, sesungguhnya Allah mengetahui segala HayyanHayyan memiliki arti Maha Hidup. Allah adalah Zat yang Maha Hidup, Allah tidak akan mati dan akan terus Sami'anSami'an adalah Maha Mendengar. Allah merupakan Zat yang Maha Mendengar atas segala BasiranBasiran artinya Maha Melihat. Allah dapat melihat apapun itu, bahkan hal-hal yang tidak bisa dilihat oleh MutakallimanSifat wajib Allah yang terakhir yaitu Mutakalliman, artinya Maha Berkata-kata. Hal ini dibuktikan dengan adanya Al-Qur'an yang berisi firman-firman itulah 20 sifat wajib Allah beserta artinya yang wajib diketahui. Semoga penjelasan di atas dapat menambah keimanan kita ya, detikers! Simak Video "Google Sediakan 11 Ribu Beasiswa Pelatihan untuk Bangun Talenta Digital" [GambasVideo 20detik] lus/lus
Sifatwajib bagi alloh dan sifat mustahil bagi alloh masrozak dot com from wajib allah berjumlah 20, sedangkan sifat mustahil allah jumlahnya juga berikut ini akan dibagikan daftar 20 sifat mustahil bagi allah swt lengkap beserta penjelasannya dan artinya dalam bahasa indonesia. 20 sifat sifat allah yang wajib diketahui
Sifat Mustahil Bagi Allah – Sebagai seorang muslim, Grameds tentu perlu mengetahui sifat mustahil Allah SWT, selain safat wajib dan sifat jaiz bagi Allah. Mengenal dan memahami sifat mustahil Allah SWT dengan baik merupakan cara yang bijak untuk meningkatkan iman kepada sang pencipta. Sifat mustahil bagi Allah SWT berarti sifat- sifat yang tidak mungkin dimiliki Allah dan tidak layak disandarkan pada keagungan dan kekuasaan Allah SWT. Banyak orang yang sudah biasa mendengar sifat wajib Allah, namun masih banyak orang yang asing dengan sifat mustahil Allah SWT. Padahal mengenal dan memahami sifat-sifat mustahil Allah akan smeakin meneguhkan aqidah islam dan ketahuidan kita kepada Allah. Belajar agama tidak ada kata terlambat, Grameds bahkan mungkin sudah dikenalkan dengan sifat-sifat Allah sejak bangku Sekolah Dasar. Berikut ini 20 sifat mustahil Allah SWT yang perlu Grameds ketahui dan pahami beserta maknanya SIFAT- SIFAT MUSTAHIL ALLAH 1. Adam 2. Hudust 3. Fana 4. Mumatsalatu Lilhawasitsi 5. Ihtiyaju Lighairihi 6. Ta’addud 7. Adzuna 8. Karahah 9. Jahlun 10. Maut 11. Shaman 13. Bakuman 14. Kaunuhu Ajiza 15. Kaunuhu Murikhan 16. Kaunuhu Jahilun 17. Kaunuhu Mayitan 18. Kaunuhu Ashamma 19. Kaunuhu Ama 20. Kaunuhu Abkam SIFAT- SIFAT MUSTAHIL ALLAH Sifat mustahil Allah SWT adalah sifat- sifat yang tidak mungkin ada dan pasti tidak dimiliki oleh Allah dan merupakan lawan dari sifat wajib Allah. Itulah sebabnya sifat mustahil juga ada 20 yang berkebalikan dari 20 sifat wajib Allah. Sebagai dzat yang Maha sempurna, Allah SWT tidaklah mungkin memiliki sifat- sifat mustahil, jadi sifat mustahil yang Allah SWT miliki adalah bukti kebesarannya atas sifat wajib yang dia miliki. Berikut ini 20 sifat mustahil Allah SWT yang perlu Grameds karhui beserta arti dan maknanya 1. Adam Adam dalam bahasa Arab artinya tidak ada. Sifat mustahil adam berarti Allah SWT tidak mungkin tidak ada dalam konsep kehidupan karena dialah sang pencipta alam semesta beserta isinya. Allah memiliki sifat wujud yang artinya pasti ada, maka mustahil bagi Allah memiliki sifat adam yang artinya tiada atau ketiadaan. Segala hal yang ada di di alam semesta ini hidup da nada karena Allah SWT, jadi mustahil jika sang pencipta itu sendiri tidak ada. Sifat mustahil adam pada Allah SWT tercantum dalam surah Al-A’raf ayat 54 berikut ini 2. Hudust Husust dalam bahasa Arab artinya baru, awal atau permulaan. Sifat mustahil huduts berarti Allah SWT tidak ada yang mendahului karena ada sebelum segala sesuatu ada dan tercipta dengan sifat wajib Allah yang terdahulu atau sifat wajib qidam. Allah SWT adalah permulaan dan mendahului segala yang ada dan kemudian menciptakan yang ada- ada atas kehendak dan kekuasaan Allah SWT atas segala ciptaannya di dunia dan alam semesta. Sifat mustahil huduts pada Allah SWT tercantum dalam surah Al-Hadid ayat 3 berikut ini 3. Fana Fana dalam bahasa Arab artinya tidak kekal, kebinasaan, atau rusak. Sifat mustahil fana berarti Allah SWT tidak mungkin binasa karena Allah SWT kekal dalam keabadiaan. Kehadiran Allah SWT tidak ada permulaan dan tidak ada akhir atau kematian dan kebinasaan karena Allah SWT akan kekal selama-lamanya. Sifat fana atau bersifat sementara mustahil ada pada Allah SWT karena zatnya baqa atau kekal atas segala keagungan dan kebesarannya atas alam semesta. Sifat mustahil fana pada Allah SWT tercantum dalam surah Ar-Rahman ayat 26 dan 27, dan juga tercantum dalam surah Al-Qashash ayat 88 berikut ini 4. Mumatsalatu Lilhawasitsi Mumatsalatu Lilhawaditsi dalam bahasa Arab artinya serupa atau menyerupai makhluknya. Sifat mustahil mumatsalatu lil hawaditsi berarti Allah SWT tidak mungkin serupa atau sama seperti makhluk- makhluk ciptaannya. Allah SWT sudah pasti berbeda dengan makhluk ciptaannya, baik sifat dzat-nya ataupun perbuatan dan perilakunya makhluknya yang psati memiliki kelemahan dan kekurangan. Tidak ada sesuatupun yang menyerupai Allah SWT atau setara dengan kesempurnaannya. Sifat mumatsalatu lil hawaditsi berkebalikan dengan sifat mukholafatu lilhawaditsi yang artinya Allah SWT berbeda dengan makhluk ciptaannya. Sifat mustahil mumatsalatu lil hawaditsi tercantum dalam surah Al-Ikhlas ayat 4 berikut ini 5. Ihtiyaju Lighairihi Ihtiyaju lighairihi dalam bahasa Arab berarti berdiri dengan yang lain atau membutuhkan orang lain. Sifat mustahil ihtiyaju lighairihi berarti Allah SWT maha segalanya dan tidak mungkin bergantung pada makhluk lain karena baginyalah kekuasaan atas segala alam semesta dan seisinya. Allah SWT Maha Agung dan maha Berdiri Sendiri sehingga tidak membutuhkan pertolongan dari siapapun. Sifat mustahil ihtiyaju lighairihi ini berkebalikan dengan sifat Allah SWT Qiyamuhu Binafsihi. Sifat mustahil ihtiyaju lighairihi tercantum dalam surah Al-Isra ayat 111 dan surah Al-Ankabut 6 berikut ini 6. Ta’addud Ta’adus dalam bahasa Arab berarti berbilang. Sifat mustahil ta’addud Allah SWT tidak terbilang karena Allah Maha Esa yakni dzat tunggal atas kebesarannya. Mustahil bagi Allah SWT memiliki sifat ta-adud yang berarti lebih dari satu dan tidak pula bersekutu atau beranak pinak. Sifat ta’adud berkebalikan dengan sifat Allah SWT wahdaniyah yang bermana tunggal dan umat muslim wajib mempercaianya sebagai sang pencipta satu- satunya. Sifat mustahil ta’addud tercantum dalam surah Al-Ikhlas ayat 1 sampai 4 berikut ini 7. Adzuna Adzan dalam bahasa Arab artinya lemah. Sifat mustahil adzun berarti Allah SWT tidak mungkin memiliki kelemahan sedikitpun atas apa-apa kehendak dan kekuasaannya. Sifat mustahil adzun berkebalikan dengan sifat Allah SWT qudrat yang artinya Maha Kuasa atas segala kekuatannya yang sempurna. Allah SWT mudah melakukan apapun atas kehendak dan kebesarannya, sehingga mustahil baginya jika memiliki kelemahan dan kekurangan di luar akal manusia sekalipun karena dialah yang menciptaknnya itu sendiri. Sifat mustahil ajzun bagi Allah SWT tercantum dalam surah Al-Baqarah ayat 20 berikut ini 8. Karahah Karahah dalam bahasa Arab artinya terpaksa. Sifat mustahil karahah Allah SWT berarti tidak terpaksa dalam melaksanakan apa-apa yang telah dia kehendaki atas segala kebesaran ciptaannya. Sifat mustahil karahah berkebalikan dengan sifat Allah SWT yang Iradat, yakni berkehendak atas segala Sesuatu di alam semesta dan seisinya. Apapun kehendak Allah SWT pasti terjadi dan tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah SWT . Sifat mustahil karahah bagi Allh SWT tercantum dalam surah Hud ayat 107 dan surah Yasin ayat 82 berikut ini 9. Jahlun Jahlun dalam bahasa Arab artinya bodoh. Sifat mustahil jahlun berarti Allah SWT tidak mungkin bersifat bodoh karena Allah Maha mengetahui segala segala sesuatu. Sifat jahlun berkebalikan dengan sifat Allah SWT yang Ilmun yakni menguasai pengetahuan dengan segala keagungan dan kekuasaannya sehingga tidak ada makhluk apapun yang bisa bersembunyi darinya. Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah, termasuk mengetahui hal-hal yang tidak tampak atau disembunyikan dalam hati dan jiwa seseorang. Sifat mustahil jahlun bagi Allah SWT tercantum dalam surah Al-Qaf ayat 16 berikut ini 10. Maut Maut dalam bahasa Arab artinya mati. Sifat mustahil maut berarti Allah tidak mungkin mati atau binasa karena dzatnya kekal abadi atas kekuatannya yang sempurna. Kematian atau kebinasaan adalah ciptaan Allah SWT jadi mustahil baginya binasa dengan segala kekuatan dan kuasanya atas segala ciptaannya di alam semesta. Sifat maut berkebalikan dengan sifat Allah SWT yang hayat, yakni hidup kekal dengan keabadiaan kuasanya. Sifat mustahil maut bagi Allah SWT tercantum dalam Al-Quran surah Al-Baqarah ayat 255 dan surah Al-Furqan ayat 58 berikut ini 11. Shaman Shamamun dalam bahasa Arab artinya tuli. Sifat mustahil Shamamun berarti Allah SWT tidak mungkin tidak mendengar karena Allah adalah Maha mendengar segala sesuatu apa-apa yang terjadi di alam semesta. Tidak akan ada sesuatu hal pun yang luput dari pandangan Allah SWT, bahkan yang disembunyikan atau hanya terucap dalam do’a dan hari seseorang. Allah mampu mendengar semua hal bahkan yang tidak terdengar oleh manusia atau makhluk lainnya. Sifat mustahil shamamun bekebalikan dengan sifat Allah SWT yang sama’, yakni maha mendengar setiap yang diucapkan maupun yang disembunyikan. Sifat mustahil shamamun bagi Allah SWT tercantum dalam Al-Qur’an surah Asy-Syura ayat 11 dan Surah Al-Maidah ayat 76 berikut ini Ama dalam bahasa Arab artinya buta. Sifat mustahil ama berarti Allah SWT tidak mungkin buta atau tidak bisa melihat apa-apa yang terjadi, bahkan yang kasat mata sekalipun Allah mampu melihatnya. Sifat Ama berkebalikan dengan sifat Allah SWT basar, yakni maha melihat dengan segala kekuasaannya tidak ada di alam semesta yang akan luput dari penglihatannya. Sifat mustahil ama bagi Allah SWT tercantum dalam Al-Quran surah Al-Hujurat ayat 18 dan surah Al-Baqarah ayat 265 berikut ini 13. Bakuman Bakamun dalam bahasa Arab artinya bisu. Sifat mustahil bakmun berarti Allah SWT tidak mungkin bisu atau diam, karena Allah SWT bersifat kalam, yakni berfirman bagi keselamatan dan tuntunan hidup bagi manusia. Atas keagungannya, Allah SWT berfirman melalui seorang makhluk yang mulia baginya, yakni para nabi dan rosul yang dapat dipercaya. Mustahil bagi Allah SWT tidak berkata-kata atas segala yang telah terjadi dan tercipta atas kekuasaannya. Sifat mustahil bakamun bagi Allah SWT tercantum dalam Al-Quran surah Al-A’raf ayat 143 dan surah An-Nisa ayat 164 berikut ini 14. Kaunuhu Ajiza Ajiza dalam bahasa Arab artinya lemah. Sifat mustahil kaunuhu ajizan berarti Allah SWT tidak mungkin memiliki kelemahan karena Dia memiliki kekuatan dan kekuasaan yang sempurna bagi kebesaran alam semesta dan isinya. Sifat ajiza berkebalikan dengan sifat Allah SWT yang qadiran, yakni berkuasa atas segala alam semesta dan apa-apa ciptaannya. Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah, jika dia berkehendak maka terjadilah. Tidak ada yang bisa menandingi atau setara dengan kekuatan Allah SWT yang paling sempurna atas segala kebesaran dan keagungannya. Sifat mustahil kaunuhu ajizan bagi Allah SWT tercantum dalam Al-Quran surah Al-Baqarah ayat 20 berikut ini 15. Kaunuhu Murikhan Kaunuhu muridan dalam bahasa Arab artinya terpaksa atau keterpaksaan. SIfat mustahil kaunuhu muridan berarti Allah SWT tidak mungkin terpaksa atas segala ciptaan nya karena ia memiliki kekuasaan dan berkehendak atas segala sesuatu. Tidak ada yang bisa menghentikan kehendak Allah, termasuk menolong, ikut campur, atau menandingi urusan Allah SWT yang sempurna. Sifat mustahil kaunuhu muridan berkebalikan dengan sifat Allah yang muridan, yakni Maha Menghendaki. Sifat mustahil kaunuhu muridan bagi Allah SWT tercantum dalam Al-Quran surah Hud ayat 107 berikut ini 16. Kaunuhu Jahilun Kaunuhu jahilan dalam bahasa Arab artinya bodoh. SIfat mustahil jahlun berarti Allah SWT tidak mungkin bodoh atau tidak berpengetahuan. Segala pengetahuan, keilmuan adalah ciptaan Allah SWT sehingga mustahil baginya bersifat bodoh. Sifat jahilun berkebalikan dengan sifat Allah yang aliman, yakni Maha Mengetahui segala hal dan pengetahuan yang tidak terbatas oleh apapun. Sifat mustahil kaunuhu jahilun bagi Allah SWT tercantum dalam Al-Quran surah An-Nisa ayat 176 berikut ini 17. Kaunuhu Mayitan Kaunuhu mayitan dalam bahasa Arab artinya bisa mati. Sifat mustahil kaunuhu mayitan berarti Allah SWT tidak mungkin mati, binasa, hilang, dan tergantikan oleh apapun karena Allah SWT kekal abadi dalam kesempurnaan kekuatannya. Mustahil bagi Allh untuk tidur, istirahat, dan dalam keadaan mati. Sifat kaunuhu mayitan berkebalikan dengan sifat Allah yang hayyan, yakni Maha Hidup kekal abadi tanpa kekurangan apapun. Sifat mustahil kaunuhu mayitan bagi Allah SWT tercantum dalam Al-Quran surah Al-Fiurqan ayat 58 berikut ini 18. Kaunuhu Ashamma Kaunuhu ashamma dalam bahasa Arab artinya ketulian. Sifat mustahil kaunuhu ashamma berarti Allah SWT tidak mungin tulis atau tidak mendengar apapun. Allah SWT maha mendengar atas segala yang terjad baik yang tampak maupun yang disembunyikan dalam hati atau jiwa seseorang. Itulah sebabnya mustahil bagi Allah jika tidak mendengar doa para umatnya karena dialah maha mendengar segala sesuatu. Sifat mustahil kaunuhu ashamma bagi Allah SWT tercantum dalam Al-Quran surah Al-Baqarah 256 berikut ini 19. Kaunuhu Ama Kaunuhu ama dalam bahasa Arab artinya buta. Sifat mustahil kaunuhu ama berarti Allah SWT tidak mungkin buta atau tidak bisa melihat. Allah SWT selalu mengawasi makhluk-maklhuknya dan tidak ada yang bisa lepas dari penglihatan Allah SWT. Tidak ada yang bisa membatasi penglihatan Allah SWT, itulah sebabnya Allah mengetahui segala yang diperbuat oleh manusia meskipun tidak ada seorangpun yang mengetahuinya. SIfat mustahil kaunuhu ama bagi Allah SWT tercantum dalam Al-Quran surah Al-Hujurat ayat 18 berikut in 20. Kaunuhu Abkam Kaunuhu abkam dalam bahasa arab artinya bisu. Sifat mustahil kaunuhu abkam berarti Allah SWT tidak mungkin bisa sejalan dengan sifat mustahil Allah SWT bakamun. Sifat mustahil ini berkebalikan dengan sifat Allah yang mutakaliman, yakni maha berkata atau berfirman. Atas segala kekuatan dan keagungannya, Allah SWT terus memberitakan firman bagi makhluk-makhluknya agar selamat dari dunia dan akhirat. Segala firmannya telah tertulis dalam kitab suci Al-Quran atas peran para nabi dan rasul untuk menyampaikannya kepada umat manusia. Sifat mustahil kaunuhu abkam bagi Allah SWT tercantum dalam Al-Quran surah An-Nisa ayat 164 berikut ini Nah, itulah penjelasan 20 sifat mustahil Allah SWT beserta makna dan dalilnya dalam Al-Quran. Apakah Grameds sudah bisa memahami setiap sifat mustahil Allah SWT di atas? Belajar agama memang tidak cukup hanya satu dua referensi saja, bahkan butuh waktu yang tidak singkat agar bisa benar-benar paham dan memaknai ajaran agama tersebut. Termasuk belajar sifat mustahil Allah yang dapat mengingatkan kita akan kebesaran dan kekuasaan Allah atas alam semesta dan seisinya. Berhasil memaknai sifat- sifat Allah SWT menjadi bagian dari belajar kesempurnaan agama atas keagungan sang pencipta. Jadi, jIka Grameds ingin belajar lebih banyak tentang sifat-sifat Allah dalam mata pelajaran agama islam di sekolah maka bisa kunjungi koleksi buku Gramedia di . Grameds akan menemukan banyak referensi buku yang sesuai dengan kurikulum yang berlaku di sekolah, baik tingkat SD, SMP, SMA dan sederajat. Berikut ini rekomendasi buku Gramedia yang bisa Grameds baca tentang sifat-sifat Allah dalam mata pelajaran agama islam di sekolah sekaligus perspektif agama yang lebih luas. Selamat belajar. SahabatTanpabatas ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.” Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisienGramedsbisa memulai memahaminya lewat 20 sifat wajib Allah SWT berikut ini: SIFAT- SIFAT WAJIB ALLAH DAN MAKNANYA 1. Wujud 2. Qidam 3. Baqa 4. Mukhalafatu Lil Hawaditsi 5. Qiyamuhu Binafsihi 6. Wahdaniyah 7. Qudrat 8. Iradat 9. Ilmun 10. Hayat 11. Sam'un 12. Basar 13. Kalam 14. Qadiran 15. Muridan 16. Aliman 17. Hayyan 18. Sami'an 19. Bashiran 20.
Setiap Muslim wajib meyakini sifat-sifat Allah yang wajib, mustahil, dan jaiz. Semua sifat tersebut menunjukan keagungan, kesempurnaan, keindahan, dan kesucian Allah SWT. Dengan memahami sifat-sifat Allah, umat Muslim bisa mengapresiasi kebesaran-Nya dari buku Aqidah Akhlak oleh Taofik Yusmansyah, sifat-sifat Allah dibagi menjadi empat macam, salah satunya sifat salbiyah. Sifat salbiyah adalah sifat-sifat yang berlawanan dengan sifat wajib bagi Allah. Sifat salbiyah menunjukkan bahwa Allah memiliki sifat yang berbeda dengan makhluk-makhluk satu sifat wajib yang tergolong sebagai salbiyah adalah qidam dan Al-baqa. Umat Muslim bisa mengenal Allah lebih baik ketika mempelajari sifat qidam dan Al-baqa. Al-Baqa dan qidam artinya apa? Untuk mengetahui maknanya, simak ulasan Sifat QidamDalam buku Jawahirul Kalamiyah oleh Bahrudin Achmad, qidam berarti terdahulu, dan mustahil Allah bersifat Hudus baru. Sifat ini menandakan bahwa Allah sebagai pencipta sudah ada sebelum terciptanya alam tidak memiliki permulaan. Dia juga tidak memiliki akhir karena bukan sesuatu yang baru atau diciptakan seperti makhluk-makhluk di satu dalil yang membahas mengenai sifat qidam adalah firman Allah dalam surat Al Hadid ayat 3 yang artinya “Dialah Yang Awal dan Yang Akhir, Yang Zahir dan Yang Batin, dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.” QS. Al Hadid 3Manusia tidak bisa mengetahui kapan alam semesta diciptakan. Namun dengan memahami sifat qidam, manusia tahu bahwa Allah telah ada sebelum dunia dan segala isinya Sifat Al-BaqaMasih dari buku yang sama, Al-Baqa berarti Allah SWT tidak ada akhirnya, dan mustahil bagi-Nya bersifat fana rusak/tidak abadi. Setiap makhluk hidup akan lahir dan mati. Dalam proses tersebut, makhluk biasa akan mengalami perubahan. Seperti manusia, dimulai dari bayi yang tidak berdaya, tumbuh dewasa, dan meninggal. Begitu juga pohon yang berawal dari tunas, tumbuh menjadi tanaman besar, lalu layu dan mati. Allah sebagai pencipta alam semesta tidak mengalami proses tersebut. Dia adalah Zat yang kekal, tidak berubah, dan tidak ada akhir. Dalam Al Quran, surat Ar Rahman ayat 26 menekankan soal sifat Al-Baqa.“Semua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal Wajah Rabb-mu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.” QS. Ar Rahman 26